(SGJ)- Selagan Jaya, 27 Mei 2024
Pemerintah Desa melakukan pelatihan pencegahan dan Penanganan Stunting tingkat desa. Acara ini di hadiri oleh Pemdes, BPD, Babinkantibmas, Babins, kader Desa, serta di hadiri oleh Tenaga Kesehatan dari DInas kesehatan dan Puskesmas Kota Mukomuko sebagai Narasumber dalam kegiatan tersebut.
Acara berjalan dengan lancar, kegiatan ini di danai oleh dana desa. Dana desa dapat digunakan untuk menanggulangi stunting. Untuk memastikan stunting menjadi isu prioritas dalam perencanaan di tingkat desa, kepala desa merekrut Kader Pembangunan Manusia (KPM). KPM merupakan kader masyarakat yang bertugas untuk memfasilitasi aksi konvergensi penurunan stunting di tingkat desa. Pengertian konvergensi intervensi pada sasaran adalah bahwa setiap ibu hamil, ibu menyusui, ibu nifas, dan anak usia 0-23 bulan mendapatkan akses layanan atau intervensi yang diperlukan untuk penanganan stunting secara terintegrasi.
KPM mengajak peran serta atau partisipasi masyarakat dan lembaga dalam proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan pemantauan; serta berkoordinasi dengan pelaku program dan lembaga lainnya seperti bidan desa, petugas puskesmas lainnya (ahli gizi, perawat, sanitarian), guru PAUD dan pemerintah desa.
Harapan kedepan dapat menekan penurunan angka stunting di desa. Menjadikan generasi yang lebih baik dan cerdas.